Abstrak Inti sari rumusan pendidikan nasional adalah membentuk watak peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta potensi-pontensi lain yang dimilikinya. Pendidikan tidak hanya ingin berorientasi pada aspek perkembangan kognitif, lebih dari itu pendidikan diharapkan mampu membentuk pribadi manusia yang seutuhnya. Karenanya, pendidikan harus didesain dalam rangka “me-manusiakan manusia” yaitu memberikan ruang seluas-luasnya bagi pengembangan kemanusiaan sebagai makhluk pribadi atau sosial, ruang kebebasan serta ruang refleksi. Prinsip-prinsip tersebut adalah ruh bagi filsafat pendidikan humanisme. Dilihat dari perspektif humanistik pembelajaran matematika mempunyai nilai-nilai sebagai pembentuk kepribadian peserta didik hal tersebut dapat dianalisa dari cara mengajar guru, karakteristik matematika ataupun cara penyelesaian permasalahan matematika. Integrasi nilai matematika dengan prinsip filsafat humanisme mampu membawa iklim pembelajaran yang akan melahirkan peserta didik yang unggul. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji nilai-nilai matematika dalam perspektif filsafat humanisme sebagai pembentuk kepribadian peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur melalui pengumpulan data pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai matematika mampu membentuk pola pikir yang logis sebagai faktor fundamental pembentuk kepribadian.
Copyrights © 2022