Dialog dalam pembelajaran matematika merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis sangat penting untuk dimiliki siswa karena merupakan salah satu kecakapan abad 21, namun ironisnya kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia saat ini masih sangat kurang. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan matematika dan dialog dari Lakatos, dan mengimplementasikan pada pembelajaran matematika terkait materi fungsi kuadrat. Jenis kajian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur. Hasil dari kajian ini adalah mendeskripsikan matematika dan dialog dari Lakatos yaitu dengan metode bukti dan sanggahan dengan aturan 1: Jika mempunyai dugaan maka harus bersiap untuk membuktikan dugaan tersebut dan memberikan bantahan; aturan 2: Jika mempunyai contoh-tandingan global maka dugaan harus dibuang dan menambahkan analisis bukti; aturan 3: Jika mempunyai contoh-tandingan lokal maka perlu diperiksa untuk melihat hal tersebut merupakan contoh-tandingan global. Prinsip metode bukti dan sanggahan ini diimplementasikan dalam pembelajaran matematika terkait materi fungsi kuadrat yang melibatkan dialog.
Copyrights © 2022