Matematika dan budaya termasuk hal yang tak bisa dihindari keberadaannya dalam kehidupan sehari-hari. Di antara matematika dan budaya ada suatu penghubung yang disebut etnomatematika. Dalam kebudayaan, rumah adat digunakan sebagai representasi budaya suatu daerah, seperti Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar sebagai representasi daerah Riau. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengkaji dan menganalisis unsur matematika pada Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode tersebut bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai unsur-unsur matematika yang terdapat dalam Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Terdapat empat kegiatan utama dalam penelitian ini yaitu (1) mengumpulkan dan mempelajari literatur; (2) mendeskripsikan hasil kajian literatur; (3) mengidentifikasi serta menganalisis enam aspek aktivitas matematika menurut Bishop, dan (4) menguraikan aspek aktivitas matematis menurut Bishop yang khas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan adanya unsur dan konsep matematika pada Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar menurut analisis aktivitas fundamental Bishop. Dalam penelitian lebih lanjut diperoleh bahwa kebanyakan ornamen dan corak hiasan pada rumah adat ini mengandung konsep simetris dalam matematika dan konsep kesebangunan yang terdiri dari bangun persegi, belah ketupat, persegi panjang, dan segitiga; sedangkan untuk motif ukiran selain konsep simetris terdapat juga konsep kesebangunan, dan transformasi geometri dalam matematika serta penerapan bangun datar seperti segitiga dan setengah lingkaran
Copyrights © 2022