Puskesmas merupakan gatekeeper pelayanan kesehatan, yang berarti sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berfungsi memberikan pelayanan kesehatan sesuai pelayanan medis. Kelengkapan standar jenis dan jumlah tenaga kesehatan sangat mendukung berjalannya fungsi pelayanan kesehatan di puskesmas. Namun masih terdapat puskesmas di Kabupaten Kudus yang belum terpenuhi standar jumlah berdasarkan jenis tenaga kesehatannya. Sehingga terjadi ketidakmerataan tenaga kesehatan di puskesmas-puskesmas Kabupaten Kudus. Maka dari itu akan dikelompokkan puskesmas-puskesmas di Kabupaten Kudus berdasarkan jumlah tenaga kesehatannya menjadi 3 klaster, yaitu puskesmas dengan standar tenaga kesehatan yang sudah baik, cukup baik, dan kurang baik menggunakan metode k-means dengan perhitungan jarak euclidean dan chebyshev. Dari hasil pengklasteran menggunakan perhitungan jarak euclidean diperoleh klaster 1 sebanyak 5 puskesmas, klaster 2 sebanyak 7 puskesmas, dan klaster 3 sebanyak 7 puskesmas. Sedangkan hasil pengklasteran menggunakan perhitungan jarak chebyshev diperoleh klaster 1 sebanyak 6 puskesmas, klaster 2 sebanyak 7 puskesmas, dan klaster 3 sebanyak 6 puskesmas. Berdasarkan perbandingan silhouette coefficient hasil pengklasteran dengan perhitungan jarak euclidean dan chebyshev, diperoleh hasil bahwa pengklasteran puskesmas di Kabupaten Kudus menggunakan metode k-means lebih baik dengan perhitungan euclidean karena nilai silhouette coefficient yang lebih besar yaitu 0,3902.
Copyrights © 2022