Pendidikan dan kebudayaan adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai jembatan penghubung antara budaya dan pendidikan hadirlah etnomatematika dalam kaitan pembelajaran matematika. Disadari atau tidak disadari segala bentuk aktivitas dalam masyarakat telah menggunakan konsep dasar matematika dan ide-ide matematis. Penelitian ini bertujuan untuk membahas 1) Makna filosofi rancangan rumah adat Dulohupa; 2) Mendeskripsikan rancang bangun rumah adat Dulohupa ditinjau dari aktivitas etnomatematika; 3) Konsep geometri dari rancangan bangun rumah adat Dulohupa. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna filosofis yang terkandung pada konstruksi rumah adat Dulohupa yang merupakan rumah panggung, makna filosofis pada bagian atap rumah adat ini berbentuk pelana, makna filosofis yang terdapat pada tange lo bu’ulu, dan makna sikap masyarakat Gorontalo yang terwujud dalam arsitektur vernakular Gorontalo. Aktivitas etnomatematika pada rancang bangun rumah adat Dulohupa meliputi aktivitas counting (menghitung/membilang), measuring (mengukur), location (menempatkan), designing (mendesain), playing (bermain), dan explaining (menjelaskan). Konsep geometris yang terdapat pada rancang bangun rumah adat Dulohupa yaitu konsep garis, konsep bangun datar, dan konsep bangun ruang sisi datar.
Copyrights © 2022