Era disrupsi menuntut pembaharuan, salah satunya adalah sumber belajar yang inovatif, agar terus adaptif. Sumber belajar perlu mengadopsi pendekatan baru yang menunjang optimalisasi proses pembelajaran. Pendekatan STEAM adalah salah satunya. Namun, dalam pembelajaran matematika, pendekatan STEAM masih belum dimanfaatkan dengan baik. Padahal dalam praktiknya, pendekatan STEAM juga bermanfaat dalam meningkatkan berbagai kemahiran matematika, termasuk kemampuan koneksi matematis. Oleh karena itu, penelitian ini akan memberikan gambaran tahap awal dalam proses pengembangan bahan ajar inovatif berbasis STEAM pada materi segiempat dan segitiga sebagai sumber belajar yang layak bagi peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan modifikasi dari model Borg and Gall. Terdapat lima tahap yang dilakukan yaitu: (1) analisis potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, dan (5) revisi produk. Adapun hasil akhir dari kelima tahapan tersebut adalah bahan ajar inovatif berbasis STEAM pada materi segiempat dan segitiga dinyatakan memenuhi kesesuaian karakteristik bahan ajar sebagai sumber belajar, serta memiliki tingkat kelayakan sangat layak (89,09%) setelah divalidasi oleh 14 validator. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar inovatif berbasis STEAM pada materi segiempat dan segitiga dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi peserta didik.
Copyrights © 2022