Kemiskinan merupakan salah satu penyakit perekonomian mendasar untuk setiap negara tidak terkecuali di Indonesia. Badan Pusat Statistik Jawa Tengah mencatat bahwa penduduk Jawa Tengah yang hidup di bawah garis kemiskinan bertambah sejumlah 128,85 ribu jiwa menjadi 4,11 juta jiwa pada Maret 2021 dibanding Maret 2020. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan penduduk miskin di Jawa Tengah agar pemerataan bantuan di setiap daerah lebih tepat sasaran. Penelitian ini menerapkan metode K-Means dengan Mcquitty Linkage sehingga dapat mengatasi masalah penentuan pusat cluster K-Means yang dilakukan secara acak. Jumlah cluster dalam penelitian ini ditentukan menggunakan pendekatan Rule-of-Thumb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa clustering metode K-Means dengan Mcquitty Linkage lebih baik daripada K-Means saja. Selain itu, pendekatan Rule-of-Thumb menunjukkan bahwa jumlah cluster yang optimal untuk pengelompokan data kemiskinan di Jawa Tengah adalah sebanyak 4 cluster.
Copyrights © 2023