Besi beton merupakan salah satu komponen penting dalam konstruksi bangunan. Pemotongan besi beton dalam prakteknya akan menyesuaikan kebutuhan yang didasarkan pada keragaman ukuran yang tersedia. Oleh karenanya, pemotongan bahan persediaan besi beton ini perlu direncanakan agar memberikan hasil sesuai kebutuhan serta meminimalkan sisa pemotongan yang tidak terpakai. Paper ini bertujuan memberikan model eksak berdasar integer programming yang dapat digunakan untuk menentukan skenario pemotongan besi beton yang diperlukan serta sekaligus meminimalkan sisa hasil pemotongan. Solusi model berupa rekomendasi kombinasi pola pemotongan besi beton yang meminimalkan sisa pemotongan. Model diimplementasikan menggunakan bantuan bahasa pemrograman Python dan perangkat lunak optimisasi Lingo pada proyek pembangunan Kantor Kelurahan Kota Surakarta, yaitu Kantor Kelurahan Gilingan, Kantor Kelurahan Jagalan, dan Kantor Kelurahan Kauman. Hasil implementasi memberikan sisa pemotongan 5.57% dari total besi yang digunakan. Berdasarkan waktu eksekusi model yang relatif sangat cepat pada saat implementasi menunjukkan bahwa model dapat dipandang reasonable untuk digunakan.
Copyrights © 2023