Kemampuan berpikir kritis merupakan bagian dari salah satu elemen projek penguatan profil pelajar Pancasila yaitu bernalar kritis. Pelajar yang berpikir kritis mampu secara objektif memproses informasi, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan soal barisan dan deret. Penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif ini mengumpulkan data menggunakan teknik tes dan wawancara. Sebanyak 33 orang peserta didik SMAN 1 Kampar mengerjakan soal tes kemampuan berpikir kritis. Hasil tes kemampuan berpikir kritis yang diperoleh pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi berturut-turut adalah 18%, 23%, 30% dan 24%. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik masih tergolong rendah pada materi barisan dan deret. Informasi yang mendalam melalui wawancara diperoleh dari 6 orang subjek penelitian yang menyatakan bahwa peserta didik belum terbiasa menyelesaikan soal-soal berpikir kritis saat pembelajaran di kelas. Guru disarankan untuk melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam proses pembelajaran dalam rangka menunjang penguatan profil pelajar Pancasila.
Copyrights © 2023