Berpikir komputasi merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki oleh siswa dalam menghadapi perkembangan Information and Communication Technologies di abad ke-21. Berpikir komputasi melatih seseorang untuk memecahkan masalah di dunia nyata dengan cara berpikir kreatif, efektif, dan logis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan Problem Based Learning berbantuan Edmodo terhadap kemampuan berpikir komputasi siswa dan mendeskripsikan kemampuan berpikir komputasi siswa ditinjau dari self-efficacy. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan model sequential explanatory design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Banjarbaru. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah tes, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Edmodo efektif terhadap kemampuan berpikir komputasi siswa. Dalam aspek berpikir komputasi, siswa dengan self-efficacy tinggi memiliki keyakinan dan kepercayaan diri tinggi, serta mampu memenuhi empat indikator berpikir komputasi yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir secara logaritmik. Siswa dengan self-efficacy sedang memiliki keraguan dan kurang rasa percaya diri ketika dihadapkan dengan suatu masalah, serta siswa hanya mampu memenuhi tiga indikator berpikir komputasi. Sedangkan siswa self-efficacy rendah memiliki keraguan, kurang rasa percaya diri, dan kurang yakin dalam menghadapi tantangan atau tugas yang diberikan, serta siswa hanya mampu memenuhi dua indikator berpikir komputasi.
Copyrights © 2023