Adanya kemajuan teknologi informasi saat ini menjadikan kebutuhan akan informasi dari sekumpulan data semakin tinggi. Salah satuya adalah informasi mengenai bidang kependudukan yaitu migrasi. Migrasi merupakan satu dari tiga faktor dasar yang mempengaruhi dinamika kependudukan, selain faktor kelahiran dan kematian. Migrasi diartikan sebagai perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat yang lain dengan tujuan untuk menetap. Peninjauan migrasi sangat penting untuk ditelaah mengingat adanya desentralisasi dan distribusi penduduk yang tidak merata. Data penelitian diperoleh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang. Metode pengolahan data yang digunakan dalam pembahasan ini adalah metode clustering dengan algoritma K-Means, dimana data akan dikelompokkan menjadi 3 cluster yaitu tinggi (C1), sedang (C2), dan rendah (C3). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengelompokkan data migrasi penduduk tiap kecamatan di Kabupaten Rembang. Analisis data menggunakan algoritma K-Means dilakukan dengan cara perhitungan manual dan memanfaatkan aplikasi RapidMinner. Hasil yang diperoleh dari pembahasan ini adalah bahwa terdapat sedikit perbedaan antara perhitungan manual dengan aplikasi RapidMinner dimana pada perhitungan manual cluster 1 (C1) sebanyak 7 kecamatan, cluster 2 (C2) sebanyak 6 kecamatan, dan cluster 3 (C3) sebanyak 1 kecamatan. Sedangkan pada aplikasi RapidMinner cluster 1 (C1) sebanyak 10 kecamatan, cluster 2 (C2) sebanyak 3 kecamatan, dan cluster 3 (C3) sebanyak 1 kecamatan.
Copyrights © 2023