Penelitian ini mengkaji fenomena yang terjadi di daerah wisata pedesaan Bali tentang ketidakmampuan masyarakat usia dewasa untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab ketidakmampuan masyarakat usia dewasa di desa Antap Kelod dalam berbahasa Inggris. Metode penelitian fenomenologi diterapkan sebagai desain dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di desa Antap Kelod dengan jumlah partisipan sebanyak 20 orang yang dikategorikan dalam usia dewasa akhir dengan usia antara 30 hingga 50 tahun. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan intervew secara langsung kepada responden. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor di balik ketidakmampuan berbahasa Inggris terkait dengan motivasi, usia, kemampuan ekonomi, dan pendidikan. Penelitian ini memberikan informasi dan jawaban lebih lanjut terkait faktor dan latar belakang yang menyebabkan kesulitan orang dewasa khususnya di daerah wisata pedesaan untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
Copyrights © 2022