Jurnal Pangan dan Agroindustri
Vol. 8 No. 1: January 2020

KARAKTERISTIK BISKUIT DARI TEPUNG KORO KRATOK (Phaseolus lunatus L.) TERMODIFIKASI DAN MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR)

Bayu Octavian Prasetya (Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Jember)
Nurud Diniyah (Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Jember)
Riska Rian Fauziah (Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Jember)



Article Info

Publish Date
10 Mar 2020

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan organoleptik biskuit terbaik yang disukai panelis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 6 perlakuan yaitu rasio tepung terigu, MOCAF dan tepung koro kratok termodifikasi P0 (kontrol, 100% terigu); P1 (25%:30%:45%); P2 (25%:25%:50%); P3 (25%:20%:55%); P4 (25%:15%:60%); P5 (25%:10%:65%) dan P6 (25%:5%:70%). Hasil dianalisis menggunakan SPSS versi 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik dari formulasi dengan rasio penambahan tepung terigu, MOCAF dan tepung koro kratok termodifikasi (25%:25%:50%) dengan karakteristik warna (lightness) 60.10; tekstur 573g/0.5mm; kadar air 4.59%; abu 1.19%; protein 10.31%; lemak 17.33%; karbohidrat 66.58%; serat kasar 0.94%; kesukaan warna, aroma, rasa, tekstur dan kenampakan keseluruhan berturut-turut 3.48; 3.68; 3.84; 3.56; 3.68 (agak suka-suka).

Copyrights © 2020