Sujud al-Tilawah pada ayat sajdah memiliki kualifikasikhusus. Ibnu ‘Arabi, dengan metode isyari (kiasan), membuatpersilangan makna zhahir dan makna bathin dalam koridor filosofisuntuk memperoleh makna terdalam dari sebuah teks ayat-ayat sajdah.Menurutnya, semua ayat dari ayat sajdah berisi dua tema dasar,yaitu atribusi diri kepada Allah swt, bahwa hanya Dia dengan segenapkekuatan, kesempurnaan dan kemuliaan, dan bahwa Dia adalah YangWajib dan Layak dijadikan objek sujud dan dipatuhi oleh semuamakhluk, dengan masing-masing “dimensi spiritual†dalaminterkorelasinya.Sujud tilawah in sajdah verses has a specific qualification. IbnArabi used ishari method to get deep meaning of the text of sajdahverses. To him, all sajdah verses contain two basic theme; they arethe attribute of Allah that He is the only one who has all strength,perfectness, and magnificence, and the attribute that He is the onlyone that must be worshipped and obeyed by all creatures.
Copyrights © 2011