Kabupaten Brebes adalah salah satu wilayah yang menghasilkan bawang merah dengan ciri khas, cita rasa, juga aroma yang khas. Bawang merah menjadi primadona petani Kabupaten Brebes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis keuntungan bawang merah (Allium ascalinicum. L) pada 3 (tiga) pola jarak tanam yang berbeda, dan untuk mengetahui jarak tanam optimal yang dapat menghasilkan keuntungan terbesar. Metode penelitian menggunakan 3 rancangan jarak tanam yang berbeda yaitu 8cm x 8cm (J1), 15cm x 20cm (J2), 25cm x 25cm (J3). Perlakuan jarak tanam didasarkan pada perbedaan tingkat efisien biaya dan persaingan dalam mendapatkan unsur hara dan sinar matahari yang bisa mempengaruhi pertumbuhan bawang merah. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan keuntungan pada jarak tanam yang berbeda. Keuntungan terbesar didapat pada jarak tanam 8cm x 8cm (J1) yaitu sebesar Rp. 7.960.790, kemudian disusul oleh jarak tanam 15cm x 20cm (J2) dan 25cm x 25cm (J3) dengan keuntungan masing-masing adalah Rp. 3.952.790,- dan Rp. 1.027.740. Dengan demikian jarak tanam yang optimal adalah 8cm x 8cm (J1), karena menghasilkan keuntungan tertinggi.
Copyrights © 2021