Biaya selalu menjadi pertimbangan krusial sebab adanya keterbatasan sumber daya, terutama dana. Dalam kajian yang terkait dengan ilmu ekonomi, biaya (atau biaya peluang, opportunity cost) didefinisikan menjadi nilai dari peluang yang hilang akibat dari penggunaan sumberdaya dalam sebuah kegiatan. Preeklampsia atau kelainan multi sistem yang terjadi pada kehamilan ditandai dengan tekanan darah sistolik lebih dari 160 mmHg setelah usia kehamilan 20 minggu. Dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil, sejumlah obat telah menunjukkan keamanan dan kemanjurannya, diantaranya adalah nifedipine dan metildopa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui biaya terapi dengan metildopa dibandingkan nifedipine pada pasien preeklampsia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental (observasional) yang bersifat deskriptif dengan teknik pengambilan data secara retrospektif. Berdasarkan hasil penelitian, pasien wanita hamil yang mengalami preeklampsia di RSUD dr. Moewardi Surakarta berada pada rentang usia 20-35 tahun dengan usia kehamilan diatas 35 minggu. Pengobatan yang digunakan pasien preekalmpsia yaitu antihipertensi tunggal dengan memberikan nifedipin 10 mg atau metildopa 500 mg. Biaya yang dikeluarkan pasien untuk pengobatan preeklampsia selama menjalani rawat inap rata-rata Rp 4.166.275 untuk pengobatan nifedipine dan Rp 4.825.675 untuk pengobatan metildopa.
Copyrights © 2023