Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik dan implementasi cyber PR yang dilakukan oleh Humas Monumen Pers Nasional Surakarta dalam upaya untuk membangun citra lembaga pasca pandemi. Hal ini mengingat adanya perkembangan era digital yang memberikan transformasi dan penyesuaian kinerja bagi para PR, guna mendukung cara berkomunikasi efektif mereka dengan sejumlah publik dari lembaga. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan pemerolehan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Melalui analisis data secara interaktif dan keabsahan data melalui triangulasi sumber, praktik PR siber yang diteliti juga diarahkan pada pengamatan virtual terhadap beberapa media sosial yang digunakan oleh Humas Monumen Pers Nasional Surakarta, yaitu Instagram, Facebook, dan Twitter. Hasil analisis menggambarkan praktik PR siber yang dilakukan secara spesifik menggunakan strategi optimalisasi media sosial sebagai media publikasi. Melalui perencanaan konten yang akan diunggah, Monumen Pers Nasional Surakarta secara konsisten melakukan: 1) strategi one day one post pada media sosial yang digunakan; 2) melakukan integrasi pada beberapa unggahan informasi dalam sejumlah media sosial yang digunakan; 3) secara khusus menetapkan target dan segmentasi untuk edukasi bagi publik yang dinilai masif dalam mengakses internet, yakni rentang usia 18-36 tahun; dan 4) selalu melakukan pengukuran dan evaluasi terhadap pengelolaan internet yang digunakan (followers, jangkauan unggahan, dan engagement).
Copyrights © 2023