HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam
Vol 12, No 2 (2018)

OPTIMALISASI FUNGSI PESANTREN SEBAGAI AGEN PENGEMBANGAN SDM PERSPEKTIF DAKWAH

Dedi Susanto (UIN Wali Songo)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2019

Abstract

AbstractPesantren as community development agents, are expected to prepare a number of concepts for developing students' resources, both for improving the quality of the boarding school and for improving the quality of community life. In order to carry out his da'wah as the realization of amar ma'ruf, pesantren does not only carry out preaching verbally only but needs to be developed with a model of da'wah in terms of empowering students. Robbi Rodliyya Pesantren is one of the social agents to make changes to the welfare of the people by adopting multi-media technology, but in the discourse in the community and students / students, they see that the use of internet media has a bad impact on children's development and affect their morals who tend to think negatively However, there needs to be an approach to change the mindset of the community and santri in relation to the use of modern media, therefore social engineering needs to be done. Keywords: Da'wah, Community Empowerment, Social Engineering AbstrakPesantren sebagai agen pengembangan masyarakat, sangat diharapkan mempersiapkan sejumlah konsep pengembangan sumber daya santri, baik untuk peningkatan kualitas Pondok pesantren itu maupun untuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Dalam rangka untuk melakanakan dakwahnya sebagai realisasi amar ma’ruf, pesantren tidak hanya melakukan dakwah secara lisan saja namun perlu dikembangkan dengan model dakwah bil hal dalam bentuk pemberdayaan terhadap santri. Pesantren Robbi Rodliyya merupakan salah satu agen sosial untuk melakukan perubahan kesejahteraan terhadap umat dengan mengadobsi teknologi multi media, namun dalam wacana di masyarakat dan santri/ siswa, mereka memandang bahwa penggunakan media internet membawa dampak yang buruk bagi perkembangan anak dan mempengaruhi akhlaknya yang cenderung berfikir negatif, namun hal tersebut perlu ada pendekatan untuk mengubah pola pikir masyarakat maupun santri terkait dengan penggunaan media modern, oleh karenanya perlu dilakukan social engineering.Kata Kunci: Dakwah, Pemberdayaan Masyarakat, Social Enggineering

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Hik

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Hikmah terbit 2 kali setahun ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan pada tahun 2007 dalam bentuk edisi cetak dan online. Tim redaksi menerima tulisan ilmiah baik merupakan hasil pemikiran konseptual maupun hasil penelitian yang berkaitan dengan kajian ...