Akne vulgaris merupakan penyakit multifaktorial yang disebabkan oleh adanya inflamasi kro nis pada unit pilosebasea. Walaupun diduga sebagai penyakit turunan, terdapat beberapa data yang mendukung peran genetik sebagai salah satu penyebabnya. sejauh ini CYP1A1 merupakan bentuk yang paling aktif dan bersifat morfogenik bagi kelenjar sebasea. Pada penelitian ini jumlah sampel sebanyak 42 akne vulgaris yang masing-masing diambil sampel darahnya sebanyak satu L. gunakan untuk mendeteksi adanya polimorfisme gen CYP 1A1, dalam penelitian ini mengamati kelompok genom dengan metode eksploratif dan membandingkan hasil frekuensi genotif dan frekuensi alelnya serta membandingkan kelompok sebaran genotif dengan penelitian sebelumnya. Pada kasus ditemukan aiel GG sebanyak 33,3% aiel GA sebanyak 40,5% dan aiel AA sebanyak 26,2%. Terdapat hubungan signifikan pada kelompok sebaran genotif penelitian inidibandingkan dengan kelompok penelitian sebelumnya di Jerman. Pada peneli tian ini ditemukan hubungan yang bermakna pada polimorfisme gen CYP 1A1 pada kasus akne vulgaris.
Copyrights © 2010