Ebers Papyrus
Vol. 20 No. 2 (2014): EBERS PAPYRUS

UPAYA PENINGKATAN ANGKA BEBAS JENTIK DBD DENGAN PENGGUNAAN METODE MULTI LEVEL JUMATIK (MU) DlRT 06/ RW 01 KELURAHAN S, KECAMATAN KEMBANGAN, PROVINSI DKI JAKARTA, PERIODE 6 AGUSTUS - 22 AGUSTUS 2014

Dewi Novianti (Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)
Tom Surjadi (Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)
Erni Hermijanti (Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)
Rebekah Malik (Bagian Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)
Corrina Giovani (Unknown)
Tania Dewi (Unknown)
Thedi Darma Wijaya (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2017

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Kelurahan S pada tahun 2013 menempatiurutan pertama di wilayah Kecamatan Kembangan dengan insiden 170 per 100.000 penduduk.DiRT 06/ RW 01Kecamatan Kembangan terdapat kasus DBD terbanyak (6 kasus) dengan kesenjangan dari tolok ukur Angka Bebas Jentik (ABJ) pada tahun yang sama (90% dari target > 96%).Berbagaiupaya untuk memberdayakan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)-DBD sudah dilakukan,tetapihasilnya masih belum optimal. Berdasarkan kenyataan yang ada,perlu diketahui faktor penyebab keadaan iniagar dapat dilakukan upaya perbaikan yang efektif.Diagnosis komunitas dengan menerapkan paradigma BLUM dan Rshbone Diagramtelah dilakukan untuk mencarifaktor penyebab keadaan tersebut. Metode Non-scoring De/beque digunakan untuk menentukan prioritas masalah. Pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampling dan data dikumpulkan dengan observasi jentik serta wawancara. Penetapan intervensi, Logframe Goals, Planning of Action {POA}dan indikator keberhasilan disusun secara sistematis. Berdasarkan hasil identifikasi masalah didapatkan kurangnya pengetahuan dan partisipasi warga merupakan faktor penyebab keadaan tersebut, maka dilakukan penyuluhan masal dan edukasi Door-to-Doorserta pembentukan program Multi Leve/Jumantik (MLJ). Plan-Do-Check-Act(PDCA) cyc/edigunakan sebagai monitoring rutin. Hasil intervensi yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan partisipasi warga dalam kegiatan PSN-DBD sehingga berhasil meningkatkan ABJ diRT 06/ RW 01sebanyak 2.5% dalam kurun waktu 3 minggu intervensi. Disarankan penerapan MLJ dengan memperluas cakupan dan untuk jangka panjang.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

ebers_papyrus

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ebers Papyrus adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Ebers Papyrus berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli, ...