Ebers Papyrus
Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS

Pengaruh Minuman Probiotik Mengandung Lactobacillus Casei Shirota Strain Terhadap Penyembuhan Lesi Mukosa Mulut (Kajian Pada Tikus Sprague Dawleys)

Janti Sudiono (Unknown)
Gabriella Nasseri (Unknown)
Angelina Angelina (Unknown)
Okkinardo Arief (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2013

Abstract

Minuman probiotik yang mengandung mikroorganisme hidup berperan penting bagi kese­ hatan dengan mempengaruhi sistem imun sehingga dapat mengurangi peradangan. Lac­tobacillus  casei mempengaruhi sistem imun melalui mekanisme selular dan humoral.  Tu­ juan penelitian  ini adalah  untuk mengetahui  efek minuman  probiotik  yang mengandung Lactobacillus  casei strain Shirota terhadap proses penyembuhan lesi mukosa mulut. Se­jumlah 36 tikus Sprague dawley digunakan dalam penelitian ini dibagi secara radom dalam 4 kelompok (n=9): K- (kelompok kontrol negatif), P-1 (kelompok perlakuan dengan pembe­ rian larutan probiotik secara sistemis), P-2 (kelompok perlakuan dengan pemberian larutan probiotik secara topikal), K+ (kelompok kontrol positif dengan aplikasi topikal gel asam hialuronik). Lesi mukosa mulut dibuat dengan menggosok mukosa labial menggunakan larutan H202 3%. Proses penyembuhan diamati secara histopatologi pada hari ke 2, 4, dan 7. Berdasarkan uji Kruskal Wallis, ada perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan (p=0,001<0,05). Pada hari ke 2, tidak ditemukan perbedaan bermakna antar kelompok (MRD=4,67<5,33). Pada hari ke 4, ditemukan perbedaan bermakna antara kelompok per­ lakuan (P-1 dan P-2) dengan kelompok kontrol negatif (K-) dan kontrol positif (K+) dengan MRD=14 dan 9,33 (>5,33). Pada hari ke 7, kelompok P-1 menunjukkan nilai MRD yang sama dengan kelompok K+, namun menunjukkan perbedaan bermakna dengan kelompok K- dan P-2 (MRD=6>5,33). Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi minuman probiotik yang mengandung Lactobacillus  casei strain shirota baik secara sistemik maupun topikal dapat mempercepat penyembuhan lesi mukosa mulut. Aplikasi sistemis lebih efektif pada stadium yang lebih lanjut (hari ke 7) sedangkan aplikasi topikal lebih efektif pada stadium awal (hari ke 4).

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

ebers_papyrus

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ebers Papyrus adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Ebers Papyrus berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli, ...