Tanaman yang bersifat antioksidan dan mengandung polifenol merupakan bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai anti penuaan dini. Rambutan (Nephelium lappaceum) adalah salah satu tanaman ini, dan merupakan tanaman yang banyak terdapat di Indonesia dengan berbagai jenis seperti lebak, rapia, nona, binjai, aceh dan lain-lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan dan mengembangkan penggunaan ekstrak kulit rambutan sebagai dalam bentuk sediaan emulgel yang stabil. Metoda yang digunakan pada penelitian ini adalah ekstraksi dengan cara maserasi. Sedangkan penentuan stabilitas emulgel meliputi pemeriksaan kondisi fisik, viskositas dan sifat alir, kemampuan menyebar, dan pH. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kulit rambutan dapat dibuat sediaan emulgel, dan dari keempat formula yang dibuat menunjukkan bahwa yang stabil adalah formula II dengan HPMC 8% dan karbomer 941 0,55%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol kulit rambutan binjai mempunyai aktivitas sebagai anti penuaan dini.
Copyrights © 2012