Penelitian dalam pot dengan judul “Pengaruh waktu pemberian dan dosis pupuk kandang kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa)” telah dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2010 di desa Mojosongo Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota madya Surakarta, ketinggian tempat 100 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua factor perlakuan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah waktu pemberian (T) yang diberikan pada saat tanam, 10 hari dan 20 hari setelah tanam (T0, T1 dan T2). Faktor kedua adalah dosis (D) yang terdiri dari 3 tingkat ( 0,1, 0,2 dan 0,3 kg/tanaman). Perlakuan waktu pemberian pupuk kandang kelinci berpengaruh sangat nyata pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun, volume tanaman dan berat kering brangkasan, dan berpengaruh tidak nyata pada peubah berat segar brangkasan. Perlakuan dosis pupuk kandang kelinci ternyata berpengaruh tidak nyata pada semua peubah yang diamati.. Interaksi antara perlakuan waktu pemberian dan dosis pupuk kandang kelinci berpengaruh sangat nyata terhadap peubah volume tanaman dan berpengaruh nyata pada peubah jumlah daun, tetapi berpengaruh tidak nyata pada peubah tinggi tanaman, berat segar brangkasan dan berat kering brangkasan. Hasil tertinggi (tinggi tanaman, jumlah daun, volume tanaman, berat segar brangkasan dan berat kering brangkasan) dicapai pada kombinasi perlakuan T1D3 ( waktu pemberian pupuk kandang kelinci 10 hst dengan dosis pupuk kandang kelinci 0,3 kg/ tanaman). Hasil terendah dicapai pada kombinasi perlakuan T2D3 (waktu pemberian pupuk kandang kelinci 20 hst dengan dosis 0,3 kg/tanaman).
Copyrights © 2012