Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produktivitas kacang tunggak yang ditanam di lahan pasir dengan perbaikan lingkungan tumbuh melalui penggunaan pot organik sebagai media tanam. Tiga blok lahan pasir (sebagai ulangan) ditanami kacang tunggak dengan menggunakan 5 macam pot organik sebagai media tanam terbuat dari kompos kotoran ayam, kambing, dan sapi, sludge biogas, dan sampah organik, serta kontrol (tanpa pot). Tiap blok lahan pasir dibagi menjadi 6 plot secara acak sesuai dengan perlakuan macam pot organik. Lima buah pot organik ditanam dalam tiap plot yang telah diisi tanah kemudian ditanam 2 biji kacang tunggak. Pemanenan dilakukan pada minggu ke-8, produksi hijauan ditimbang pada saat akhir penelitian Data dianalisis dengan analisis variansi menurut rancangan blok acak lengkap dan perbedaan rerata diuji Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam pot organik tidak berpengaruh nyata terhadap produksi tanaman. Lahan di blok II memiliki pengaruh lebih baik terhadap tinggi tanaman (58,20 cm), produksi bahan kering (41,23 g), produksi bahan organik (39,18g), dan produksi protein (5,65 g) dibanding blok lahan yang lainnya. Dapat disimpulkan bahwa media tanam pot organik ayam lebih baik dibandingkan pot organik lainnya. Penggunaan media tanam pot organik pada lahan pasir akan memperbaiki pertumbuhan dan produktivitas tanaman kacang tunggak.
Copyrights © 2017