Organisme pengganggu tanaman (OPT) bagi tanaman padi di Jawa Tengah dalam sepuluh tahun terakhir adalah Penggerek Batang Padi. Pada penelitian ini diteliti mengenai karakter ekologi serangga OPT dan musuh alaminya di sawah organik dan anorganik Desa Mrentul, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen. Struktur ekologi dianalisis dengan penghitungan indeks keragaman jenis Shannon-Wiener (H’), indeks kelimpahan populasi (Di), indeks kemerataan persebaran (e) dan indek dominansi. Pengambilan data dilakukan selama satu kali musim tanam padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter ekologi OPT dan musuh alaminya hampir tidak berbeda antara sawah organik dan anorganik. Jumlah jenis OPT di sawah organik berkisar antara 1-4 jenis sedangkan di sawah anorganik 2-6 jenis dan di sawah semi organik 3-4 jenis. Jumlah jenis musuh alami antara sawah organik dan sawah anorganik juga hampir sama. Jumlah jenis musuh alami di sawah organik 6-8 jenis, di sawah anorganik 4 jenis dan di sawah semi organik 4-8 jenis. Jumlah individu OPT di sawah organik berkisar antara 1-10 individu, lebih sedikit dibandingkan dengan di sawah anorganik, 12-24 individu maupun di sawah semi organik , 10-37 individu. Sedangkan jumlah individu musuh alami di sawah organik 31-55 individu, relatif lebih banyak dibandingkan di sawah anorganik 18-30 individu dan di sawah semi organik 16-54 individu.
Copyrights © 2017