Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi peternak sapi perah, biaya, pendapatan dan tingkat pendapatan serta pengaruh karakteristik sosial ekonomi dan jumlah pakan terhadap pendapatan peternak sapi perah di Kecamatan Gunungpati Kota Seamarang. Metode penelitian menggunakan metodologi survey dengan kuisioner untuk mengumpulkan data dasar. Penentuan lokasi dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang dengan sengaja mengambil lokasi populasi sapi perah terbesar dan responden yang memiliki sapi perah laktasi. Total sampel adalah 80 peternak dari Kelurahan Sumurrejo, Plalangan dan Nongkosawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata - rata biaya sebesar Rp. 22.907.363 per tahun dan penerimaan rata-rata Rp. 32.106.188 per tahun, sedangkan rata-rata pendapatan Rp. 9,198,825 per tahun atau Rp. 766.569 per bulan dengan rata-rata kepemilikan sapi perah sebanyak 3 ekor. Analisis regresi linier berganda menunjukkan uji F signifikan (P <0,01) yang berarti bahwa variabel populasi ternak laktasi, umur responden, pendidikan, pengalaman peternak, jumlah pakan ternak dan jumlah pakan tambahan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel pendapatan. Secara parsial (uji t) efek jumlah ternak laktasi, pengalaman peternak, pakan ternak dan pakan tambahan berpengaruh sangat nyata (P <0,01) terhadap pendapatan usahatani sapi perah
Copyrights © 2017