Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani; tingkat distribusi penguasaan lahan; tingkat distribusi pendapatan; serta mengetahui beberapa variabel yang mempengaruhi pendapatan usahatani petani kedelai di Kabupaten Grobogan. Metode dasar yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi analisis serta pelaksanaannya dengan teknik survei. Penelitian dilakukan di Kabupaten Grobogan. Pemilihan sampel lokasi dilakukan secara studi kasus, responden merupakan petani kedelai yang pemilihannya berdasarkan metode snowball sampling. Biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani dianalisis dengan metode analisis pendapatan usahatani, distribusi penguasaan lahan dan distribusi pendapatan dianalisis dengan metode analisis Gini Rasio, sedangkan hubungan antara pendapatan dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya dianalisis dengan metode regresi linear berganda. Hasil analisis diperoleh bahwa biaya usahatani sebesar Rp 3.508.212,89/ha/MT, penerimaan usahatani sebesar Rp 9.546.301,45/ha/MT, dan pendapatan usahatani sebesar Rp 6.038.088,56/ha/MT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai distribusi penguasaan lahan yaitu 0,243 yang artinya terjadi ketimpangan penguasaan lahan yang masuk dalam kriteria sedang. Begitu juga dengan nilai disribusi pendapatan sebesar 0,15687 yang artinya terjadi ketimpangan penguasaan lahan yang sedang. Hubungan faktorfaktor yang mempengaruhi pendapatan dengan besar pendapatan usahatani petani kedelai di Kabupaten Grobogan, sebagai berikut : Y = -953.116,271 + 3,186 x 106 X1 + 69.352,637 X2 + 1.036 X3 Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel luas lahan, tenaga kerja, dan biaya saprodi secara bersama-sama maupun individu berpengaruh nyata terhadap besar pendapatan usahatani petani kedelai di Kabupaten Grobogan
Copyrights © 2017