Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik pengajiran dan pemangkasan pucuk terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai februari 2019, di Desa Durenan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo dengan ketinggian tempat 104 m dpl. Penelitian ini menggunakan metode faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dua faktor perlakuan dengan 9 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor perlakuan pertama, teknik pengajiran (M) yang terdiri dari 3 taraf (M1 = ajir bentuk segitiga , M2 = ajir bentuk tunggal dan M3 = ajir bentuk H). Faktor perlakuan kedua, pemangkasan pucuk (R) yang terdiri dari 3 taraf (R1 = pemangkasan pucuk daun ke 25, R2 = pemangkasan pucuk daun ke 26 dan R3 = pemangkasan pucuk daun ke 27). Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa teknik pengajiran yang paling baik terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman melon adalah M3(ajir bentuk H) dan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, dan berpengaruh nyata terhadap brangkasan kering dan diameter, sedangkan perlakuan teknik pengajiran berpengaruh tidak nyata terhadap berat berat buah dan ketebalan buah pemangkasan pucuk daun (R) berpengaruh sangat nyata terhadap berat buah, berpengaruh nyata terhadap diameter buah. tetapi tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, tinggi tanaman, brangkasan kering dan ketebalan buah. Interaksi perlakuan teknik pengajiran dan pemangkasan pucuk berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter
Copyrights © 2022