Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di dunia. Pada tahun 1993 World Health Organization (WHO) telah mencanangkan TB sebagai Global Emergency. Pengobatan akan efektif apabila penderita patuh dalam mengkonsumsinya. Menurut Departemen Kesehatan RI bahwa yang menjadi penyebab gagalnya penyembuhan penderita TB paru salah satunya adalah kepatuhan pasien dalam berobat. Metode: Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Urei-Faisei (Urfas) sebanyak 23 responden dengan teknik Simple Random Sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistic Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil: Tidak ada hubungan Pengetahuan TB dengan Kepatuhan Pengobatan TB pada penderita TB Paru. Tidak ada hubungan yang Pendidikan dengan Kepatuhan Pengobatan TB pada penderita TB Paru. Ada hubungan Motivasi minum obat dengan Kepatuhan Pengobatan TB pada penderita TB Paru Tidak ada hubungan Jarak tempuh ke Pelayanan Kesehatan dengan Kepatuhan Pengobatan TB pada penderita TB Paru. Tidak ada hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pengobatan TB pada penderita TB Paru. Tidak ada hubungan sikap selama terapi pengobatan TB dengan Kepatuhan Pengobatan TB pada penderita TB Paru Kesimpulan: Faktor yang dapat mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan TB pada penderita TB Paru adalah Motivasi minum obat.
Copyrights © 2022