Inersia uteri merupakan salah satu jenis kelainan his yang dapat menyebabkan persalinan lama, salah satu penyebab dari inersia uteri adalah rasa takut pada ibu dan rasa cemas ibu pada saat menghadapi persalinan. Asuhan yang diberikan yaitu pijat oksitosin untuk meningkatkan frekuensi his ibu dengan merangsang hormon yang dapat memperbanyak masuknya ion kalsium ke dalam intra sel. Pijat laktasi di berikan untuk membantu menyusui. Pijatan ini dilakukan pada area kepala atau leher untuk meningkatkan hormone prolaktin dan oksitosin. Tujuan studi kasus ini untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.”N” dengan pijat oksitosin dan pijat laktasi di PMB “N”. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus, teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah dengan wawancara, observasi partisipatif, pengukuran dan pendokumentasian SOAP. Asuhan yang diberikan pada kasus ini adalah dengan pijat laktasi yang dilakukan 3 kali dalam satu minggu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada masa persalinan dengan inersia uteri terdapat peningkatan his setelah dilakukan asuhan pijat oksitosin dan pada masa nifas dengan kurangnya pengeluaran ASI terdapat peningkatan setelah diberikan asuhan pijat laktasi. Pijat oksitosin yang diberikan pada ibu dengan inersia uteri terdapat pengaruh peningkatan his saat persalinan dan hasil asuhan pijat laktasi pada masa nifas Ny.N didapatkan peningkatan pengeluaran ASI setelah dilakukan asuhan.
Copyrights © 2022