Riset ini bertujuan untuk mengetahui cara guru mengimplementasikan metode Program Pelatihan Terjemah Al Qurán di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin dan mendeskripsikan beberapa hal yang mendukung dan menghambatnya sebagai fenomena khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenological research dengan metode kualitatif. Hasil riset menyebutkan bahwa proses implementasi Program Pelatihan Terjemah Al Qur'an menunjukkan fenomena tertentu berbasis pesantren. Bagaimana peserta didik mengikuti bacaan guru. Bagaimana peserta didik dalam mengikuti bacaan guru serta empat tahapan peserta didik dalam menyebutkan kosakata bacaannya. Seperti saat guru membacakan lafadz dan mengartikannya kemudian diikuti peserta didik. Berikutnya, para murid juga diharapkan dapat memahami tatacara mempraktikkan ilmu shorof dalam kosa kata Al Qur’an dan selainnya dengan menggunakan bahasa Arab. Selanjutnya tentang metode guru dalam mengajarkan PPTQ yaitu dengan diawali menjelaskan semua materi yang ada di buku panduan setelah itu peserta didik diberi kesempatan mengajukan pertanyaan. Pembelajaran akan sangat baik jika diimplementasikan kepada peserta didik yang mukim di pesantren. Sebagaimana hasil beberapa riset, pesantren menjadi tempat eksplorasi implementasi pembelajaran ilmu agama, begitupun dalam terjemah Al-Qur’an tersebut.
Copyrights © 2023