Pengajaran grammar secara langsung dalam proses belajar mengajar bahasa Inggris baik sebagai bahasa asing atau bahasa kedua seringkali diperdebatkan di kalangan pengajar bahasa Inggris itu sendiri. Ada yang beranggapan pengajaran grammar akan menghambat proses pemerolehan bahasa Inggris, karena pembelajar akan lebih terfokus untuk menghafal rumus-rumus dan peraturan dalam berbahasa Inggris daripada belajar menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. Namun demikian, banyak yang masih menekankan pentingnya peranan grammar dalam berkomunikasi, karena bagaimanapun kemampuan gramatikal seseorang sangat mempengaruhi kemampuan berkomunikasinya.Oleh karena itu, para pengajar bahasa Inggris dituntut untuk mampu meramu pengajaran grammar agar lebih komunikatif. Sehingga para pembelajar bahasa Inggris tidak merasa grammar sebagai hal yang menghambat kemampuan mereka untuk berkomunikasi. Melainkan, para pembelajar mampu berkomunikasi dengan menggunakan grammar yang tepat. Banyak pendekatan dan teknik yang dapat diterapkan oleh para pengajar bahasa Inggris dalam mengajar grammar agar lebih komunikatif dan tidak terkesan membosankan dan sulit seperti teknik-teknik yang digunakan dalam Grammar Translation Method (GTM) seperti drilling dan menghafal. Dalam era Communicative Language Teaching (CLT), para pengajar dapat menggunakan teknik yang bervariasi, dari mulai penggunaan tabel hingga dialog dalam pengajaran grammar. Sehingga pengajaran grammar dapat lebih komunikatif. Kata Kunci : grammar, grammar teachning, Grammar Translation Method (GTM), Communicative Language Teaching (CLT), communicative competence
Copyrights © 2008