Wanita yang mengalami kehamilan terutama di usia remaja 15-19 tahun merupakan salah satu kelompok yang paling rawan terhadap masalah gizi terutama Kekurangan Energi Kronik (KEK). Tujuan penelitian ini untuk mengkaji hubungan penyakit infeksi, pengetahuan, peran petugas kesehatan dan variabel confounding tingkat pendidikan ibu, tingkat pendidikan suami dan penghasilan dengan risiko KEK pada ibu hamil remaja (usia 15-19 tahun) di Puskesmas Ciwandan Kota Cilegon Provinsi Banten Tahun 2015. Jenis penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil remaja (usia 15-19 tahun) di Wilayah Ciwandan Kota Cilegon Provinsi Banten sebanyak 128 ibu hamil secara total populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan data primer melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan univariat, bivariat. Proporsi risiko KEK pada ibu hamil remaja (usia 15-19 tahun) sebesar 12,5%.
Copyrights © 2019