Abstrak: Perkembangan teknologi dalam sektor pertanian membuat para petani harus mampu beradaptasi dengan teknologi yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Perkembangan teknologi yang dimaksud salah satunya menggantikan system manual menjadi system otomatisasi. Contoh system otomatisasi yang dapat dipakai oleh petani adalah penyiram tanaman. Namun Saat ini masih banyak petani melakukan penyiraman tanaman secara manual manual, yaitu petani harus selalu melihat tanaman untuk melakukan penyiraman langsung. Hal ini sering dianggap kurang efisien dan efektif karena petani tidak punya cukup waktu untuk menyiram tanaman, serta kurang mengetahui berapa banyak air yang dibutuhkan oleh tanaman. Jika Tanaman tidak disiram tepat waktu dapat dipastikan tanaman menjadi layu dan akhirnya tanaman bisa mati. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, penulis mengembangkan sebuah sistem otomatisasi yang dapat membantu petani melakukan penyiraman tanaman secara otomatis. Pada sistem otomatisasi yang dibangun menggunakan Mikrokontroller Arduino Uno sebagai pengontrol utama, Sensor kelembaban tanah Capasitive Soil Moisture sebagai sensor untuk mengetahui kelembaban tanah. Motor DC L298N akan digunakan untuk mengatur Pompa mini DC untuk mengalirkan air ke tanaman berdasarkan hasil pembacaan dari sensor kelembaban. LCD I2C sebagai monitor untuk melihat hasil pembacaan sensor kelembaban. Setelah pengembangan sistem otomatisasi ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan digunakan petani untuk melakukan penyiraman tanaman mereka sehingga tanaman dapat dipantau pertumbuhannya
Copyrights © 2023