Jurnal Penelitian Politik
Vol 19, No 2 (2022): Tantangan Kepemimpinan Indonesia di Tingkat Global

PERFORMATIVE POLITICS AND DIGITAL POPULISM IN INDONESIA

Ibnu Nadzir (Pusat Riset Masyarakat & Budaya (PMB)-BRIN)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2022

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, gerakan-gerakan populis telah menjadi salah satu kekuatan berpengaruh dalam politik Indonesia. Kemunculan cepat gerakan-gerakan ini tidak dapat dilepaskan dari integrasi media digital ke dalam politik, khususnya untuk memobilisasi dan menyebarkan gagasan – gagasan politik mereka. Meskipun demikian, kajian yang berupaya memahami hubungan antara populisme dan media digital masih relatif sedikit. Dalam konteks tersebut, artikel ini mengkaji pertautan antara teknologi dan perkembangan populisme di Indonesia. Berangkat dari perspektif populisme sebagai langgam politik, artikel ini berargumen bahwa media digital terpadu dalam terbentuknya gerakan-gerakan populis di Indonesia. Fitur-fitur spesifik dari media digital menyediakan ruang yang ideal bagi politik performatif yang menjadi landasan penting bagi populisme. Untuk mengelaborasikan proposisi tersebut, artikel ini membandingkan dua gerakan populis di Indonesia: gerakan nasionalis dan Islamis. Kedua gerakan tersebut menggunakan media digital untuk memeperluas pengaruh mereka dalam politik Indonesia. Meskipun demikian, pengaruh tersebut tetap dibatasi pada kemampuan mereka untuk mengontrol institusi politik yang telah mapan. Dalam konteks tersebut,  populisme sulit untuk dapat dipisahkan dari institusi-institusi politik formal yang kemudian berpengaruh pada pelemahan demokrasi di Indonesia.  Kata Kunci: digital, populisme, demokrasi, Indonesia, politik performatif

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jpp

Publisher

Subject

Social Sciences Other

Description

Jurnal Pusat Penelitian Politik-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2Politik-LIPI) merupakan media pertukaran pemikiran mengenai masalah-masalah strategis yang terkait dengan bidang-bidang politik nasional, lokal, dan internasional; khususnya mencakup berba-gai tema seperti demokratisasi, ...