Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis

HUBUNGAN ASUPAN GULA DALAM MINUMAN BERSODA DENGAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Gracelya Liwanto (Universitas Tarumanagara)
Alexander Halim Santoso (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
29 May 2021

Abstract

Obesitas adalah suatu keadaan akumulasi atau penimbunan lemak yang tidak normal atau berlebihan di jaringan adiposa yang dapat mengganggu kesehatan. Prevalensi penduduk dewasa muda yang menderita gizi lebih adalah 13,6% dan obesitas adalah 21,8%.Status gizi remaja banyak dipengaruhi oleh gaya hidupnya. Minuman bersoda merupakan salah satu jenis minuman yang banyak dikonsumsi remaja dan diduga berperan terhadap meningkatnya obesitas di kalangan remaja. Kelompok usia 19-24 tahun rata-rata mengonsumsi minuman bersoda sebanyak 681mL perhari.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konsumsi asupan gula dalam minuman bersoda terhadap kejadian obesitas pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas Tarumanagara. Penelitian merupakan penelitian analitik dengan design cross sectional. Analisis statistik menggunakan uji chi-square. Dari 200 subjek, didapatkan 100% subjek mengonsumsi minuman bersoda, dimana 45% subjek mengonsumsi gula dalam minuman bersoda lebih dari 50g/hari dan 57,5% subjek mengalami gizi lebih hingga obesitas. Didapatkan hubungan yang bermakna secara statistik antara asupan gula dalam minuman bersoda terhadap obesitas (p=0,001). Asupan gula dalam minuman bersoda berperan terhadap obesitas pada mahasiswa. Obesity is a condition of abnormal or excessive accumulation or accumulation of fat in adipose tissue that can interfere with health. The prevalence of young adults suffering from overnutrition is 13.6% and obesity is 21.8%. The nutritional status of adolescents is greatly influenced by their lifestyle. Fizzy drinks are one type of drink that is widely consumed by teenagers and is thought to play a role in increasing obesity among adolescents. The 19-24 year age group consumed an average of 681mL of soft drinks per day. This study aims to see the relationship between the consumption of sugar intake in soft drinks to the incidence of obesity in medical students at Tarumanagara University. This research is an analytic study with a cross sectional design. Statistical analysis using chi-square test. From 200 subjects, it was found that 100% of subjects consumed soft drinks, where 45% of subjects consumed sugar in soft drinks more than 50g/day and 57.5% of subjects were overweight to obesity. There was a statistically significant relationship between sugar intake in soft drinks and obesity (p=0.001). Sugar intake in soft drinks contributes to obesity in college students.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JMMPK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience

Description

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. ...