This study aims to determine the income of organic cocoa farming in the Sidodadi farmer group. The research was conducted at the “Sidodadi” Organic Cocoa Farmers Group, Gumawang, Putat, Patuk District, Gunung Kidul. Data collection was carried out during April 2023. Data sources are in the form of primary data and secondary data. Primary data were obtained from observations and also asked questions using a questionnaire to the respondents. Respondents in this study were all members of the "Sidodadi" organic cocoa farmer group, totaling 30 people. Secondary data were obtained from literature studies sourced from journals, scientific books, and publication data from the Central Bureau of Statistics (BPS). The data analysis technique is farming analysis. The stages of analysis are carried out by calculating production costs, revenue costs, and income costs. Based on the results of the study, it is known that the income of the "Sidodadi" organic cocoa farmer group is IDR 37,813,626.43.INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani kakao organik di kelompok tani sidodadi. Penelitian dilakukan di Kelompok tani Kakao Organik “Sidodadi” deusun Gumawang, Desa Putat, Kecamtan Patuk, Gunung Kidul. Pengambilan data dilakukan selama bulan April 2023. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan juga memberikan pertanyaan menggunakan alat bantu kuesioner kepada responden. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok tani kakao organik “Sidodadi” yang berjumlah 30 orang. Data sekunder diperoleh dari studi literatur yang bersumber dari jurnal, buku ilmiah, maupun data publikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis data yaitu dengan analisis usahatani. Tahapan analisis dilakukan dengan langkah-langkah menghitung biaya produksi, biaya penerimaan dan biaya pendapatan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa besar pendapatan kelompok tani kakao organik “Sidodadi” adalah Rp 37.813.626,43.
Copyrights © 2023