AbstrakRumah berperan sebagai wadah untuk bernaung dan tempat berlindung bagi manusia, bukan hanya saja memiliki fungsi sebagai tempat tinggal semata, rumah juga berfungsi untuk tempat pembinaan dan bercengkrama suatu keluarga. Kemiskinan merupakan dampak buruk bagi beberapa orang untuk berhasrat memiliki rumah yang layak. Dengan adanya program bantuan renovasi rumah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah Kecamatan Hatonduhan merupakan upaya yang dilaksanakan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Namun terjadi permasalahan dalam penyeleksian bagi warga yang berhak menerima bantuan dana tersebut. Penyeleksian hanya dilakukan hanya dengan penilaian secara subjektif tanpa mempertimbangkan penilaian objektif yang memiliki kriteria yang telah ditentukan meliputi pekerjaan, penghasilan/bulan, jenis dinding, jenis lantai, MCK, dan jenis atap. Hal tersebut diperlukannya sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam mengatasi penyeleksian program penerima bantuan terhadap warga yang layak direnovasi. Dengan penggunaan metode MOORA yang merupakan salah satu SPK yang berafiliasi dengan penerapan teknik optimasi multiobjective sehingga dapat diterapkan untuk memecahkan berbagai masalah dalam pengambilan keputusan. Kata Kunci : Renovasi, Rumah, Sistem Pendukung Keputusan, SPK, MOORA
Copyrights © 2018