Fibrodysplasia Ossificans Progressiva (FOP) adalah penyakit langka yang disebabkan oleh kelainan genetik yang menyebabkan pembentukan tulang tidak normal di jaringan lunak tubuh. Mendiagnosis FOP menimbulkan tantangan karena langkanya kasus dan gejala awal yang ambigu. Kedua, karakteristik unik FOP menyulitkan membedakannya dari penyakit lain. Pemahaman terbatas tentang FOP dapat menyebabkan kesalahan diagnosis. Harapan muncul dengan kemajuan kecerdasan buatan, khususnya sistem pakar, yang membantu mendiagnosis FOP berdasarkan pengetahuan terprogram. Teorema Bayes, sebuah sistem kecerdasan buatan, digunakan untuk menghitung probabilitas diagnosis. Hasil diagnosa menunjukkan kemungkinan 74% pasien menderita FOP. Metode ini menggunakan data relevan untuk menghitung probabilitas secara akurat dan memberikan estimasi tingkat kepercayaan dalam mendiagnosis penyakit. Hasil ini panduan bagi dokter menyusun rencana perawatan yang sesuai dan efektif. Penerapan teknologi ini berpotensi meningkatkan manajemen pasien dan kualitas hidup mereka dengan FOP. Tetap diingat bahwa diagnosis medis memerlukan konfirmasi melalui pemeriksaan menyeluruh oleh para profesional kesehatan. Keberhasilan teknologi kecerdasan buatan dalam mendiagnosis FOP memberikan harapan bagi pengembangan perawatan lebih lanjut untuk kondisi langka ini.
Copyrights © 2023