COCOS
Vol. 2 No. 3 (2013)

EROSI DAN INFILTRASI PADA LAHAN HORTIKULTURA BERLERENG DI KELURAHAN RURUKAN

Ismianti Huntojungo (Unknown)
Joice M. Supit (Unknown)
Jailani Husain (Unknown)
Rafli I. Kawulusan (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2013

Abstract

ABSTRAKPengolahan tanah intensif yang bertujuan untuk membersihkan gulma dan menciptakan media tumbuh yang gembur pada lahan berlereng menyebabkan tertutupnya pori-pori tanah dan menghambat proses infiltrasi. Proses infiltrasi yang terhambat dapat memicu terjadinya erosi. Pemberian bahan organik (kompos) diharapkan untuk memperbesar kapasitas infiltrasi sehingga dapat mengurangi erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar erosi dan infiltrasi yang terjadi pada lahan hortikultura yang berlereng. Penelitian ini dilakukan di lapangan menggunakan metode petak kecil. Hasil penelitian rata-rata erosi yang terjadi pada lahan hortikultura berlereng pada petak teras guludan dengan kompos yaitu 6,54 ton/ha/tahun dan petak guludan tanpa kompos yaitu 4,45 ton/ha/thn. Rata-rata infiltrasi pada lahan hortikultura berlereng dengan perlakuan guludan tanpa kompos lebih tinggi (222552,01 mm/jam) dibandingkan dengan infiltrasi pada lahan hortikultura dengan perlakuan teras guludan dengan kompos (41464 mm/jam).Kata kunci : Erosi, Infiltrasi, Lereng

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

cocos

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal ini memuat materi yang berkaitan dengan Pertanian. Menyangkut Tanah, Budidaya Pertanian, Proteksi Tanaman, Teknologi Pertanian dan Sosial Ekonomi ...