AbstrakSebagai dampak dari perkembangan dunia teknologi informasi, internet menjadi primadona baru dalam komunikasi antar manusia. Tak dapat dipungkiri, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kehadiran internet menggantikan berbagai media komunikasi dan informasi yang ada. Hal ini terjadi karena internet dipandang lebih efisien dan efektif bagi dunia kerja khususnya berkaitan dengan komunikasi dan informasi. Namun tak dapat dipungkiri, walau banyak manfaat yang diberikan, sebagai produk teknologi, internet juga menghadirkan dampak negatif bagi penggunanya. Mulai penipuan melalui bisnis online, pembajakan situs atau account (hacking), penyalahgunaan situs jejaring sosial seperti facebook hingga “Jutaan” materi tidak pantas dalam bentuk film, foto dan tulisan menjadi dampak negatif bagi pengguna internet. Tak terkecuali ibu-ibu rumah tangga, dampak negatif yang berorientasi pada pornografi membawa kekuatiran tersendiri bagi mereka. Kekuatiran ini membuat mereka memiliki pandangan bahwa idealnya internet tidak digunakan oleh keluarga mereka. Pandangan ini menjadi begitu ekstrim hingga mereka memberikan paparan yang salah mengenai internet kepada putra-putri mereka.Sikap ini tentu merugikan, sebab dengan ketertutupan terhadap dunia internet, ibu rumah tangga dan keluarga terutama putra-putri mereka akan kehilangan kesempatan untuk memperoleh manfaat yang disediakan oleh internet. Pengetahuan, relasi bahkan bisnis yang menghasilkan uang maupun pertumbuhan iman melalui berbagai situs religious tidak akan mereka dapatkan dengan adanya sikap ini.Namun sikap tersebut tak dapat disalahkan sepenuhnya, dengan adanya berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh “dunia maya” ini, sehingga peran ibu rumah tangga sangat penting dalam mengarahkan anak menjadi calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk mendampingi ibu-ibu PKK mengetahui fasilitas-fasilitas yang terdapat pada internet, serta mengetahui dampak negatif dan positif perkembangan internet bagi putra putrinya. Setelah dilakukan pendampingan Ibu-ibu PKK mampu menggunakan internet dan dapat mengontrol kegiatan putra putrinya.Kata Kunci : Internet, Ibu-Ibu PKK, Desa Ngasinan Etan
Copyrights © 2020