Kabupaten Bone memiliki potensi pengembangkan usaha budidaya rumput laut jenis Gracilaria. Sp, yang merupakan komoditas utama dalam program revitalisasi kelautan dan perikanan di samping udang dan tuna karena beberapa keunggulannya antara lain: peluang ekspor terbuka luas, harga relatif stabil, belum ada quota perdagangan bagi rumput laut, teknologi pembudidayaannya sederhana, sehingga mudah dikuasai, siklus pembudidayaannya relatif singkat, sehingga cepat memberikan keuntungan, kebutuhan modal relatif kecil. Rumput laut merupakan komoditas yang tak tergantikan karena tidak ada produk sintetisnya, usaha pembudidayaan rumput laut tergolong usaha yang padat karya, sehingga mampu menyerap tenaga. Adapun tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui berapa pendapatan usaha budidaya rumput laut Gracilaria sp dan Untuk mengetahui bagaimana kelayakan usaha budidaya rumput laut Gracilaria sp di Desa Latonro Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani rumput laut jneis Gracilaria sp yang ada di tambak Desa Latonro Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone. berjumlah 117 orang.Metode pengumpulan data menggunakan Observasi dan wawancara menggunakan alat bantu kusioner. Analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Estimasi tingkat pembayaran dilakukan dalam waktu bisnis satu bulan. Untuk mengetahui berapa besar pendapatan perorangan usaha budidaya rumput laut (Gracilaria sp.) Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang telah dikemukakan maka dapat di simpulkan hasil penelitian ini merupakan biaya yang digunakan dalam budidaya rumput laut (Gracilaria sp) Rp 2.538.333. Dimana pendapatan rata rata petani budidaya rumput laut sebesar Rp 11.761.000/siklus produksi dengan modal Rp 2.538.333. Maka dari itu usaha budidya rumput laut layak dilanjutkan dikarena R/C 4,63 yang artinya setiap pengeluaran 1,00 menghasilkan 4,63 kategori menguntungkan.
Copyrights © 2023