Perbedaan fisik dari tiap individu melahirkan adanya standarisasi ideal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami alasan individu dapat menjadi korban body-shaming dan untuk mengetahui jenis-jenis perilaku body shaming yang dirasakan korbannya pada mahasiswa FISIP Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan konsep stereotype oleh Hewstone. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat alasan yang melatarbelakangi seseorang menjadi korban body shaming diantaranya terdapat perasaan insecure, korban mempunyai perasaan khawatir dan ketakutan, tumbuhnya perasaan sakit hati dan membenci pelaku serta identitas pelaku yang tidak dapat diterima oleh korban. Adapun bentuk-bentuk body shaming yang dialami para korban berupa postur tubuh yang tidak seimbang, area di sekitar wajah dan penampilan yang tidak menarik.
Copyrights © 2023