Interaksi sosial berhubungan erat dengan proses sosialisasi, karena sosialisasi tidak akan terjadi tanpa adanya interaksi sosial. Dari aspek psikologi terutama dalam hal perkembangan social, pernikahan dini membawa dampak yang kurang baik bagi keharmonisan keluarga. Hal ini dikarenakan salah satu tugas perkembangan selama masa remaja adalah menyelesaikan krisis identitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perkembangan sosial dalam keluarga pada pernikahan dini di Desa Dasok Kecamatan Pademawu. Metode penelitian descriptive kualitatif dengan pendekatan phenomenology. Metode pengambilan sampel dengan snowball sampling sejumlah 8 informan keluarga dengan kriteria istri yang melakukan pernikahan dini. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode instrument yang digunakan adalah pedoman wawancara mendalam. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata usia istri menikah antara usia 14-15 tahun adapun informasi yang diperoleh dari istri memiliki hubungan pola perkawinan yang head- complet dimana istri dilihat sebagai pelengkap, dan equal patner tidak ada posisi yang lebih tinggi atau rendah di antara suami-istri, dan memiliki hubungan suami-istri yang harmonis. Tenaga Kesehatan memberikan masukkantentang umur ideal seorang wanita menikah yang baik.
Copyrights © 2023