Latar Belakang: Virus Covid-19 telah memberikan dampak yang beragam bagi masyarakat di Indonesia, termasuk sistem pendidikan. Dijelaskan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang penyelenggaraan pendidikan pada masa darurat Covid-19 adanya himbauan untuk pembelajaran jarak jauh atau yang lebih sering disebut dengan online. (dalam jaringan). Metode: Dengan menggunakan populasi sebanyak 389 siswa dan sampel sebanyak 120 siswa dengan menggunakan metode proportional random sampling, rancangan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama belajar dan adiksi smartphone dengan tingkat stres siswa SMA. Siswa N 2 Surakarta pada masa transisi dari pandemi ke endemik. Hasil: Analisis Chi-Square menunjukkan bahwa lama belajar (p = 0,106) dan kecanduan smartphone (p = 0,439) tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat stres siswa SMA N 2 Surakarta pada masa peralihan dari kondisi pandemi ke kondisi endemik. Dalam penelitian ini, tidak ada hubungan yang terlihat antara tingkat stres dan lama belajar. Selain itu, tidak ada hubungan antara kecanduan smartphone dengan tingkat stres pada siswa kelas XI SMA N 2 Surakarta saat pandemi menjadi endemik.
Copyrights © 2023