Penelitian ini berawal dari kondisi realitas bahwa pembelajaran di SD saat ini masih bertumpuh pada tataran penghafalan dan penguasaan materi pembelajaran. Posisi peserta didik hanya sebagai objek belajar bukan subjek belajar. Akibatnya, pengetahuan yang diperoleh jauh dari kebermaknaan nilai-nilai budaya yang mengarahkan peserta didik untuk hidup sesuai dengan kaidah-kaidah moral, sehingga tidak berbekas dalam kehidupan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tanggapan atau respon para pihak penyelenggara Pendidikan tentang pengembangan model pembelajaran yang dapat menuntun peserta didik ke arah hidup yang lebih bermakna, memaknai nilai-nilai budaya masyarakat yang dianutnya saat ini secara objektif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan observasi, dianalisis dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Subejk penelitian yaitu kepala sekolah, guru dan beberapa siswa secara acak. Adapun lokasinya di SD Inpres Pajjaiang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Penelitian ini diperoleh respon dari pihak penyelenggara Pendidikan di SD Inpres Pajjaiang Kota Makassar bahwa masih terdapat berbagai macam keterbatasan baik dari kualitas SDM atau guru yang belum memadai dari aspek penerapan metode pembelajaran dan pemanfaatan media pembelajaran yang bervariasi, serta pemahaman tetntang kurikulum. Segala hal yang mendukung keberhasilan pengembangan model pembelajaran masih perlu perhatian dari stakeholder terutama aspek kreativitas guru dalam rangka pengembangan pembelajaran yang dapat menanamkan nilai-nilai moral dan budaya lokal yang dianut oleh masyarakat setempat yang dapat menuntun peserta didik ke arah kehidupan yang lebih bermakna. Dengan demikian berdasarkan temuan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan masih perlu perhatian dari para pihak yang terlibat (stakeholder) baik internal maupun eksternal secara serius agar mendapat hasil yang efektif sesuai dengan harapan kita semua.
Copyrights © 2023