Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kenakalan peserta didik yang dominan terjadi di sekolah, termasuk faktorpenyebabnya dan upaya sekolah untuk mengatasinya. Kenakalan remaja atau peserta didik di sekolah tidak dapat dipungkiri kehadirannya karena adanya penyebab. Tiap-tiap penyebab dapat ditanggulangi oleh karena itu penelitian akan mendeskripsikan upaya penanggulangannya. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dimana Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah triangulasi (observasi, wawancara, dan dokumentasi), Teknik analisis data meliputi; reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Adapun subjek dan lokasi penelitian atepatnya di SMPN 35 Makassar dan subjeknya adalah peserta didik secara acak dan guru serta kepala sekolah.Hasil temuan yang diperoleh bahwa bentuk kenakalan yang terdapat adalah tindakajn bolos, tidak kerja PR, berkelahi, membully, telat datang ke skolah, dan merokok. Factor penyebabnya sangat bervariasi, ada karena lingkungan keluarga yang kurang perhatian, dari pihak sekolah yang belum maksimal menjalankan tugas dan fungsinya, termasuk masyarakat yang belum dapat dijadikan model serta fasilitas yang mendukung. Adapun cara menanggulanginya muali dari tindak pencegahan samapi kepada Tindakan penanggulanagnnya. Pihak sekolah menyususn beberapa program sekolah yang dapat meminimalisir, serta program-program peralihan, serta aturan funishment dan reward terhadap peserta didik.
Copyrights © 2023