Toleransi beragama merupakan sikap saling menghormati, saling menghargai keyakinan orang yang berbeda-beda, dan tidak memaksakan kehendak orang lain. Sikap toleransi tidak hanya dilakukan guna menghargai ras, agama budaya suku dan bangsa tetapi juga menghormati akan adanya perbedaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : (1). Mendiskripsikan kondisi kehidupan masyarakat didesa Kranggan, Kecamatan Ngajum. (2). Mendeskripsikan bentuk-bentuk sikap toleransi masyarakat yang ada didesa Kranggan, Kecamatan Ngajum. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan secara sosiologis dan filosofis. Teknik pengumpulan data yang yang digunakan oleh peneliti adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis sehingga dapat ditarik kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa terciptanya kehidupan yang harmonis didesa Kranggan karena dari masing-masing pemeluk agama saling terbuka dan menerima agama lain. Adanya keberagaman beragama tidak membuat hubungan bermasyarakat di desa Kranggan menjadi kaku, justru dengan adanya keberagaman membuat warna tersendiri yang dapat dilihat pada pola kehidupan kermasyarakatan warga setempat. Dalam melakukan kegiatan yang bersifat sosial, warga setempat tidak memandang adanya kelompok-kelompok mayoritas ataupun minoritas. Mereka selalu menanamkan rasa solidaritas dan rasa persaudaraan yang tinggi dan menjunjung tinggi akan nilai gotong royong di dalam masyarakat.
Copyrights © 2023