Agroforestri merupakan suatu sistem penggunaan lahan yang menggabungkan tanaman pertanian dengan pohon-pohonan dalam satu kawasan. Kakao merupakan komoditas perkebunan penting dengan peran signifikan dalam perekonomian Indonesia. Meskipun demikian, produksi kakao mengalami fluktuasi dan menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan agroforestri berbasis kakao dengan memanfaatkan pengetahuan tradisional di perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur. Studi ini menganalisis luas areal dan produksi kakao serta praktik budidaya dan konservasi yang dilakukan oleh petani kakao rakyat di Kabupaten Mahakam Ulu. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengetahuan tradisional yang dimiliki masyarakat setempat dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui diskusi kelompok terfokus, pemetaan partisipatif, wawancara informan kunci, dan wawancara rumah tangga. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang praktik budidaya dan konservasi kakao rakyat di wilayah tersebut, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kakao di Kabupaten Mahakam Ulu dan Kalimantan Timur secara keseluruhan.
Copyrights © 2023