Dewasa ini masyarakat Indonesia sudah terbiasa mendengarkan dan mengucapkan istilah mayoritas dan minoritas agama. Istilah ini sepertinya telah menjadi kosa kata umum dalam kehidupan sosial-politik bangsa ini. Tetapi dapatkah semua mengetahui apa dampak dari istilah ini bagi kerukunan kehidupan beragama di Indonesia? Apakah kekristenan yang diklaim sebagai agama minoritas di bangsa ini dapat memaknai istilah itu secara konstruktif? Diperlukan pengkajian secara biblis teologis, khususnya dari kehidupan Yesus yang minoritas tetapi berdampak publik. Hal ini dapat menjernihkan kembali seraya menggali makna dari istilah tersebut, agar kelompok mayoritas dapat memandang identitas mayoritas tersebut secara objektif, sedangkan kekristenan sebagai pihak minoritas dapat berdampak publik dalam kehidupan beragama di tengah-tengah negara kesatuan Republik Indonesia.
Copyrights © 2023